Deskripsi
Buku “Teknologi Biomassa, Bioenergi, dan Biorefinery Terintegrasi Menuju Net Zero Emission” mengupas secara komprehensif peran strategis biomassa sebagai pilar utama dalam transisi energi global menuju sistem energi yang berkelanjutan dan rendah karbon. Buku ini membahas biomassa tidak hanya sebagai sumber energi terbarukan, tetapi juga sebagai fondasi pengembangan biofuel generasi lanjut, green chemicals, material maju, serta biorefinery terintegrasi berbasis ekonomi sirkular.
Dengan pendekatan multidisiplin, buku ini mengulas secara sistematis berbagai jenis sumber biomassa, mulai dari biomassa kayu, residu pertanian, biomassa herbaceous, alga, hingga limbah industri dan perkotaan. Pembaca diajak memahami bagaimana karakteristik fisikokimia biomassa—seperti komposisi selulosa, hemiselulosa, lignin, serta sifat termalnya—sangat menentukan pemilihan dan kinerja teknologi konversi energi yang digunakan.
Buku ini membahas secara mendalam teknologi konversi biomassa melalui jalur termokimia (pembakaran, gasifikasi, pirolisis, torrefaksi, plasma-assisted conversion), biokimia (pretreatment, hidrolisis enzimatis, fermentasi, dan digesti anaerob), serta sistem hibrida yang menggabungkan kedua pendekatan tersebut dalam konsep biorefinery modern. Tidak hanya itu, teknologi berbasis nanomaterial, katalis canggih, kecerdasan buatan (AI), machine learning, dan digitalisasi sistem energi juga dibahas sebagai penguat efisiensi dan keberlanjutan proses.
Dalam setiap bab, pembaca diajak memahami keterkaitan antara pengembangan bioenergi dengan isu global seperti perubahan iklim, emisi karbon, pengendalian polusi udara, Life Cycle Assessment (LCA), hingga peran Bioenergy with Carbon Capture and Storage (BECCS) dalam pencapaian target Net Zero Emission. Buku ini juga menyoroti dimensi sosial dan ekonomi biomassa, termasuk pembangunan pedesaan, ketahanan pangan, rantai pasok, digital supply chain, serta kebijakan energi biomassa di berbagai negara seperti Uni Eropa, China, dan India.
Lebih jauh, buku ini juga mengangkat aplikasi biomassa di sektor non-energi seperti bioplastik, biokomposit, nanocellulose untuk tekstil, farmasi, sistem penghantaran obat cerdas, hingga microbial fuel cell dan bioelectrochemical systems. Seluruh pembahasan dikaitkan dengan agenda riset masa depan 2030–2045 serta peran biomassa dalam peta jalan Net Zero Emission nasional dan global.
Melalui pendekatan yang utuh dari aspek teknologi, lingkungan, ekonomi, sosial, hingga kebijakan, buku ini menawarkan solusi ilmiah dan aplikatif untuk menjawab tantangan energi dan lingkungan secara simultan sekaligus mendorong transformasi menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan. Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi industri, perencana energi, serta pengambil kebijakan yang bergerak di bidang energi terbarukan, lingkungan, dan teknologi berbasis biomassa.
Ropiudin (Dosen – Peneliti Senior Laboratorium Teknik Sistem Termal dan Energi Terbarukan, Universitas Jenderal Soedirman):
Buku “Teknologi Biomassa, Bioenergi, dan Biorefinery Terintegrasi Menuju Net Zero Emission” menyajikan kajian yang sangat lengkap, mutakhir, dan berbasis riset terbaru mengenai biomassa sebagai solusi strategis krisis energi dan perubahan iklim. Kekuatan utama buku ini terletak pada keterpaduan antara rekayasa teknologi, analisis lingkungan, serta perspektif kebijakan dan sosial-ekonomi. Buku ini sangat layak menjadi referensi utama dalam pengembangan energi biomassa di Indonesia dan kawasan global.






Ulasan
Belum ada ulasan.